Selasa, 07 Januari 2014

Yang Menghalangi Seseorang untuk Melaksanakan Shalat Malam


FUDHAIL bin ‘Iyâdh berkata, “Bila engkau tidak sanggup melaksanakan shalat (tahajjud) di malam hari dan puasa di siang hari, maka ketahuilah bahwa engkau orang yang terhalang (dari kebaikan) lagi banyak dosa.”
Seorang lelaki berkata kepada Hasan al-Bashri , “Sesungguhnya aku tidur dalam keadaan sehat, aku sangat ingin bangun melaksanakan shalat malam dan telah ku persiapkan air untuk bersuci, namun mengapa aku tetap tidak bisa bangun (disepertiga malam terakhir)?”
Beliau menjawab, “Engkau telah dibelenggu oleh dosa-dosamu.”

Senin, 06 Januari 2014

Amira Mayorga : Yesus Tidak Menyuruh Umatnya untuk Menyembahnya !

Amira Mayorga, lahir dari keluarga Kristen Protestan yang taat. Kakek dan neneknya seorang pastor, sementara Amira sendiri mengajar sekolah minggu untuk anak-anak. Doktrin Trinitas begitu melekat dalam kehidupan keseharian Amira.
Tak heran kalau Amira agak sulit menerima informasi tentang ajaran Islam, ketika ia bertemu dengan teman-temannya yang Muslim dan berdiskusi tentang Islam, saat ia berkesempatan berkunjung ke Washington DC empat tahun yang lalu.

Budaya Pecundang dan Problem Peradaban


Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi
“Orang yang kalah sangat suka “mengekor” kepada pihak pemenang: dalam motto hidupnya, pakaiannya, cara beragama, bahkan cara hidup dan kebiasaannya”
―’Abd al-Raḥmān ibn Khaldūn―
Peringatan sosiolog Muslim kesohor, Ibn Khaldūn (w. 808 H) di atas patut direnungkan. Apalagi jika sekarang disematkan kepada kaum Muslimin: yang dimana-mana dijajah oleh motto hidup, mode dan trend pakaian, religiusitas ala Barat, bahkan dari sisi kebiasaan mereka. Semuanya dapat disimpulkan “membeo” kepada produk Barat.

Mantan Bintang NBA : Tegakkan Islam Dimanapun Anda Berada


“Ilmu pengetahuan bisa membuat seorang budak menjadi seorang raja,” itulah nasehat yang disampaikan oleh Mahmoud Abdul Rauf, mantan bintang National Basketball Association (NBA) yang kini menjadi imam masjid yang dibangunnya sendiri di Gulport, Mississipi.
Malam itu, di lantai dua masjidnya, Abdul Rauf memberikan ceramah di hadapan para jamaah yang kebanyakan remaja dalam acara makan malam dan penggalangan dana untuk sekolah Islam masjid tersebut. Dalam ceramahnya, ia berpesan pada anak-anak muda Muslim untuk menegakkan Islam dimanapun mereka berada dan menuntut ilmu sebanyak mungkin.

Mahasiswa Israel Lebih Suka Mati Daripada Ikut Wamil



Seorang rabbi ultra-ortodoks Israel mengatakan mahasiswa seminari atau sekolah agama di Israel lebih suka mendapatkan siksa dan dibunuh daripada ikut wajib militer ke dalam angkatan bersenjata.

Merujuk pada para mahasiswa sekolah seminari Haredi, rabbi tersebut membuat pernyataan sebagai reaksi terhadap ratifikasi RUU baru oleh kabinet Israel yang mewajibkan siswa sekolah seminari untuk mengikuti wajib militer, demikian laporan Press TV, Ahad 5 Januari.