Selasa, 04 Juni 2013

Israel Segera ‘Caplok’ 100 Hektar Tanah Palestina


REZIM Israel dilaporkan telah mengumumkan rencana ilegal untuk menyita sekitar 100 hektar tanah Palestina yang berada di sebelah timur kota Nablus, Tepi Barat, Press TV melaporkan pada  hari Selasa (4/6).
Perintah ini juga dikeluarkan bagi desa Awarta dan Rujaib untuk memberikan lahan untuk pembangunan permukiman Israel.
Kepala dewan desa mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan Israel yang tengah berjalan untuk menyita tanah Palestina. Israel telah berhasil mematahkan hukum dengan mengklaim tanah itu untuk keperluan militer.
“Tindakan menyita lahan untuk pemukim merupakan kejadian yang terus berlangsung. Kami menerima perintah dari komandan militer Israel. Alasan mereka itu adalah untuk mematahkan hukum internasional, dan bukannya mematuhi hukum militer mereka,” kata Salim Awad, ketua Dewan Lokal.
Desa Awarta telah dikepung dan menjadi sasaran penggerebekan militer secara konstan oleh tentara Israel selama 18 bulan. 

Syetan Hadir Saat Sakaratul Maut



Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang selalu kamu lari daripadanya.” (QS. Qaf: 19) Rasulullah SAW di akhir hayatnya pernah memohon pertolongan kepada Allah untuk menghadapi godaan syetan saat sakaratul maut serta kepedihan proses keluarnya ruh. Do’a beliau, “Ya Allah, tolonglah saya untuk mengahadapi sakaratul maut.” (HR. Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah). Itulah do’a Rasulullah untuk menghadapi sakaratul maut. 
Syetan tidak akan menyia-nyiakan waktu itu untuk menggoda dan menyesatkan anak Adam. Sampai menjelang akhir hayatnya, syetan akan hadir pada waktu sakaratul maut. Ia berusaha mendoktrin dan mengelincirkan manusia dari jalan yang benar. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya syetan akan mendatangi kalian saat menjelang kematiannya. Ia menyeru: ‘Matilah sebagai seorang Yahudi, matilah sebagai seorang Nashrani.” (HR. Nasa’i)

High Qualified Jomblo



Saya katakan status jomblo untuk pemuda atau pemudi yang non-married lebih bisa dibanggakan daripada status in relationship yang tidak jelas, Ini bukan sebuah apologi dari orang-orang yang mungkin dikatakan “tidak laku”, tapi ini sebuah status dimana pemiliknya bisa berjalan dengan kepala tegak bahwa dia benar-benar menjadi manusia yang seutuhnya, yang benar-benar merdeka.

Saya tidak akan membuat definisi lagi tentang arti jomblo dan sejarahnya, karena semua sudah paham arti jomblo itu. Kalau kata ulama kita, “ta’rif mu’arraf jahlun bihi”.
Jomblo ada dua jenis:
Pertama status jomblo karena “pilihan”, artinya memang tidak mau terlibat dalam hubungan apapun dengan lawan jenis diluar garis-garis resmi. Sebenarnya dia bisa melakukan hubungan itu kalau dia mau, tampang OK, pendidikan tidak kurang, dompet juga mendukung, tetapi dia lebih memilih menjadi jomblo ketimbang harus pusing dengan “perbudakan” in relationship yang abu-abu. Motifnya memilih jomblo adalah takut pada Tuhan, dan dia tidak mau mengurangi kenikmatan in relationship hakiki yang saatnya belum tiba. Itulah “jomblo pilihan” yang mana malaikat saja mengacungi jempol “Like” dan mengepakkan sayap-sayap mereka, itulah pemuda dan pemudi yang termasuk salah satu dari 7 orang spesial besok di Padang Mahsyar.

Senin, 03 Juni 2013

Al-Quran Dan Catatan Tentang Akuntansi


PERNAKAH terbersit tanya dalam hati atau pikiran, dari mana asal muasal diadakannya pencatatan dalam transaksi penjualan? Atau dalam dunia modern di sebut dengan kata ‘akuntansi’. Jangankan orang biasa yang tak mengerti tentang akuntansi, bahkan mungkin mahasiswa yang mengambil jurusan akuntansi pun belum tentu mencari tahu tentang hal itu.
Dalam catatan sejarah, pencatatan tertua itu berasal dari Babilonia pada 3600 tahun Sebelum Masehi, itupun hanya berupa pencatatan bayaran gaji. Penemuan pencatatan yang lainnya yaitu di Mesir dan Yunani kuno. Yang jika dibandingkan dengan sistem pencatatan sekarang, pencatatan pada zaman dahulu itu belum sistematis dan terkadang tidak lengkap.

Penjual Mie Ayam pun tak mau tertinggal "membesarkan" PKS



Sejak kasus LHI mencuat di Media, belakang pemberitaan mengenai PKS sangat gencar di lakukan oleh media-media, baik media cetak maupun media elektronik, yang keseluruhan hampir tidak ada yang bernilai positif.

Tak terkecuali pemberitaan tentang aliran dana yang masuk ke PKS, hal ini yang membuat kader-kader PKS merasa miris tentang semua pemberitaan yang ada.

Bang Malik yang berprofesi sebagai pedagang mie ayam menyayangkan media-media yang membuat berita yang mungkin terlalu berlebihan tentang berita aliran dana yang masuk ke PKS.