Rabu, 20 Maret 2013

Tips Melatih Otak Agar Selalu Positif



Sebagai seorang pengusaha dan manusia biasa, banyak sekali tantangan yang terkadang membuat kita kehilangan kesabaran dan berburuk sangka terhadap banyak hal. Padahal pastinya kita mengetahui bahwa salah satu kunci kesuksesan dalam bidang apapun adalah berpikir positif. Matthew Della porta, salah satu psikolog mengatakan bahwa otak kita lebih cenderung untuk mencari informasi-informasi negatif dan menyimpan informasi negatif tersebut lebih cepat dibandingkan informasi positif. Bipikir positif sebenarnya bisa dilatih secara perlahan-lahan, Entrepreneur.com menyarankan beberapa hal berikut untuk melatih otak kita untuk berpikir secara positif:

1. Ekspresikan rasa terimakasih
Pikiran negatif berkembang secara cepat di otak kita dengan atau tanpa pengaruh buruk dari orang lain. Pikiran negatif tentunya akan lebih berkembang jika kita bergaul dengan orang-orang yang membenarkan pikiran negatif tersebut. Jika pikiran negatif datang, maka berusahalah cari hal-hal positif yang bisa membantu otak anda untuk menyeimbangkan pikiran negatif ini

Iblis Mendekati Orang Marah



Suatu hari, Rosulullah Saw bertamu ke rumah Abu Bakar. Ketika sedang bercengkerama dengan Nabi Saw, tiba-tiba datang seorang Arab badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini Rasulullah tersenyum.

Kemudian orang badui itu kembali memaki Abu Bakar. kali ini, makian dan hinaannya makin kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum.

Semakin marahlah orang badui ini. untuk ketiga kalinya, ia mencela Abu Bakar dengan makian yang lebih menyakitkan. kali ini selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang badui itu. Terjadilah perang mulut. Seketika itu, Rasulullah meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapknan salam.

DUSTA TEORI GUJARAT VAN HURGRONJE



Masih ingatkah kita semua tatkala masih duduk di bangku sekolah, saat mendengar Bapak atau Ibu guru bercerita tentang sejarah masuknya Islam di Nusantara? "Agama Islam," kata mereka, "... masuk ke Nusantara lewat para pedagang dari Gujarat, India." Kini, puluhan tahun kemudian, coba buka buku sejarah anak-anak kita. Lihat bab mengenai masuknya Islam di Nusantara. Ternyata, masih banyak buku teks sejarah di sekolah-sekolah kita yang juga menuliskan jika Islam masuk di Nusantara lewat Gujarat di abad ke-13 Masehi. Hal ini diyakini berdasarkan catatan Marco Polo yang pada 1292 pernah singgah di Sumatera Utara dan menemukan sebuah kampung di mana warganya Muslim, lalu juga nisan makam Sultan Malik al-Shaleh yang berangka 1297 M.
TEORI YANG MENYEBUTKAN ISLAM MASUK DI NUSANTARA BERASAL DARI GUJARAT SECARA POPULER DISEBUT SEBAGAI TEORI GUJARAT. TEORI INI BERASAL DARI SEORANG ORIENTALIS BELANDA YANG BERSANDIWARA DENGAN MASUK ISLAM BERNAMA SNOUCK HURGRONJE. IRONISNYA, OLEH PEMERINTAH DALAM HAL INI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL, TEORI YANG SESUNGGUHNYA PENUH RACUN INI SEOLAH DIJADIKAN PEMBENARAN TUNGGAL BAGI SEJARAH MASUKNYA ISLAM DI NUSANTARA. 

Selasa, 19 Maret 2013

Mengenang Khansa Palestina: Perjalanan Jihad dan Pengorbanan



AHAD sore (17/03/2013),  ribuan warga Palestina berpartisipasi mengantarkan Maryam Farhat yang dipanggil Allah Subhanahu Wata’ala  di usia 64 tahun setelah menderita sakit.
Perdana Menteri (PM) Palestina Ismail Haniyah dan Wakil Kepala Pertama Dewan Legislatif Ahmad Bahar ikut berpartisipasi dalam prosesi pemakaman Farhat, di samping menteri Palestina lainnya, anggota parlemen, pemimpin faksi dan ribuan warga.
Tak ketinggalan, PM Ismail Haniyah dalam pidato yang disampaikannya di masjid Umari Kota Gaza dan berjanji untuk mengikuti teladannya dalam jalan perjuangan serta perlawanan sampai pembebasan Palestina dari pendudukan Zionis-Israel terwujud.

‘Saatnya Peduli Muslim Rohingya Sebelum Semuanya Berakhir’


PRESIDEN Organisasi Solidaritas Rohingya Muhammad Yunus mengatakan bahwa masyarakat internasional belum melakukan apa-apa untuk menghentikan kegiatan barbar pemerintah Myanmar yang terus menindas Muslim Rohingya.
Berbicara kepada wartawan AA, Yunus menyatakan sejak tahun lalu pada bulan Juni, pembantaian dan genosida sistematis telah dilakukan oleh pemerintah Myanmar dan pasukan keamanan.
Yunus menunjukkan bahwa pemerintah Myanmar telah menggunakan metode yang berbeda dan trik khusus untuk mengusir Muslim Rohingya ke luar negeri dan hampir 30 ribu orang tewas dalam proses ini.