Sabtu, 28 Desember 2013

Evaluasi Akhir Tahun


Sebaiknya kita evaluasi. Berkaca pada masa lalu untuk menatap tegak masa depan. 

Jujur adalah kunci kesuksesan sebuah evaluasi. Sampaikan apa adanya, jangan sampai ada manipulasi. Karena evaluasi adalah terhadap diri sendiri. Sedangkan mereka yang berlaku jujur kepada orang lain adalah mereka yang paling bisa jujur terhadap diri sendiri.

Jumat, 27 Desember 2013

Brother Yuri Hayamato: “Aku Telah Kembali ke Islam”


Seorang “brother” kita yang berdarah Jepang-Vietnam berusia 19 tahun, Yuri Hayamato (ubah nama sekarang Mohammed Kamarov) menerima Islam dengan perjalanan spiritualnya yang panjang. Ia adalah seorang mahasiswa dan lahir di sebuah keluarga ateis. Brothers dan sisters lain memetik hikmah dari kisah inspirasi beliau, betapa Yuri menghadapi kebencian, kemarahan, laporan dan pemberitaan media yang palsu mengenai islam, dan rasa ingin tahu membuat dia akhirnya memilih & menerima agama sempurna ini.

Di Balik Keajaiban Pelukan bagi Anak


SUDAHKAH memeluk anak Anda hari ini? Banyak yang merasa risih dan menyepelekan perlakuan yang tampaknya kecil ini. Tapi tahukah Anda? Perlakuan kecil ini ternyata berdampak cukup besar terhadap anak. Mulai dari timbulnya rasa percaya diri dari anak, merasa disayangi dan diperhatikan.
Ya, pelukan ternyata bukan hanya perwujudan kasih sayang tapi juga memiliki manfaat untuk fisik dan psikologis. Bagi anak, pelukan yang penuh kelembutan merupakan sesuatu yang menenangkan dan dapat membantu mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya.

Inilah Sebab-Sebab Malas Beribadah


Hal apa saja yang bisa membuat seseorang malas beribadah ? 
Pertama : Bergelimang dengan perbuatan dosa dan maksiat.
Sebab pertama dari beberapa sebab yang menjadikan seorang malas dalam beribadah adalah bergelimang dalam dosa dan maksiat. Sufyan Ats-Tsauri pernah menuturkan, “Saya pernah tidak bisa menjalankan shalat tahajjud selama 5 bulan. Hanya karena 1 dosa yang dulu aku lakukan.” (atau ucapan yg senada)
Nah, bagaimana dengan kita?

Ratu Yordania dan Palestina


Dikutip oleh Al Samih Post, salah satu koran kenamaan Yordania, diinformasikan Ratu Yordania Rania yang merupakan wanita berdarah Palestina yang lahir dan besar di Yordania ini merasa “gerah” karena Rakyat Palestina selalu “memuja” Indonesia. Beliau berkata: “Ada apa dengan Indonesia? Saya tahu mereka paling aktif dalam relawan ke Gaza, namun selain indonesia masih ada yang lain kan? Termasuk Yordania. Kenapa rakyat Palestina tidak bisa melihat yang lain?”