Selasa, 09 April 2013

Video Pembunuhan Syaikh Al-Buthi Beredar Di YouTube


BEREDAR di situs youtube.com berupa video yang berisi adegan pembunuhan Syaikh Muhammad Ramadhan Al Buthi di Masjid Al Iman Damaskus. Video tersebut diunggah oleh akun Jabhat Al Nusrah, pada 8 April 2013.
Dalam video tersebut, Syaikh Al Buthi nampak sedang duduk di belakang meja, memberikan kajian tafsir Al Quran rutinnya. Kemudian sebuah bom meledak, namun ledakannya tidak membuat Syaikh Al Buthi meninggal.

Minggu, 07 April 2013

Pilihan Muslim Rohingya “Berlutut di Hadapan Biksu atau Mati”


Saksi mata dari kota Meiktila di pusat Myanmar menyebutkan bahwa mereka mengalami pemukulan dan penyiksaan oleh para biksu Buddha dalam tindak kekerasan terhadap Muslim dan toko-toko mereka.
Seorang saksi mata, Nurba, ibu dari dua orang anak menggambarkan penyiksaan yang dialami oleh keluarganya dan tindak pembunuhan terhadap suaminya, dimana ia manangis sambil berkata,”Massa memukuli suami saya dan saudaranya, lalu kemudian mereka dilemparkan kedalam api dan dibakar hidup-hidup.”
Nurba menambahkan bahwa umat Buddha meminta kaum muslimin untuk berlutut dihadapan para biksu, tetapi mereka menolak, bahkan polisi yang datang pun ikut memaksa mereka untuk berlutut dihadapan biksu, dan ini yang menjadi alasan mengapa mereka masih hidup sampai ini.”

Selembar Bulu Mata


KONON di hari pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah sedang di adili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia bersikeras membantah. “Tidak! demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu.”
“Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa,” jawab malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah, “Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa kecuali aku dan suaramu.”

Sabtu, 06 April 2013

"Aku Mencintai PKS Karena Allah"



PKS (Partai Keadilan Sejahtera) merupakan partai Islam terbesar di Indonesia. Selain itu partai ini pun memiliki kader kader yang sangat solid dalam menjalankan mesin partai di masyarakat. Saya berpandangan bahwa mendirikan partai politik merupakan bagian dari dakwah mereka. Karena perlu kita ketahui, Islam mengajarkan tata cara mengatur sebuah kehidupan yang baik di dunia.

Awal pertemuan saya dengan PKS adalah sebuah fenomena yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya terlahir di tengah tengah keluarga yang boleh di katakan adalah keluarga yang harus memisahkan agama dan politik. Terutama ayah saya, beliau berpandangan jika partai Islam ikut ke politik, maka partai Islam tersebut harus memikul beban yang sangat berat. Politik itu kotor (tegas ayah saya), jika partai telah terkena tinta hitam politik itu sulit di hilangkan. Dan yang nantinya buruk pun adalah Islam itu sendiri. Argumen ayah saya tersebut pun saya cerna, tapi perlahan saya tertantang untuk membuktikan kepada ayah saya, bahwa masih ada partai yang mampu tidak terkena tinta hitam tersebut yaitu PKS.

Manajemen Kepemimpinan Jadi Kunci Sukses PKS



Demi memenangkan Pemilu 2014, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai Partai yang berbasis kader akan terus melakukan manajemen kepemimpinan (Leader Of Management) yang baik dan kokoh.

Presiden PKS, Anis Matta membeberkan, rahasia kekuatan PKS di tengah badai yang menyerang PKS, yang salah satunya adalah manajemen kepemimpinan yang baik dari Partai. “Saya punya teori bagi PKS bahwa terus meningkatnya partai ini karena Leader Management yang dibangun,” katanya.