Mencermati perhelatan partai politik menjelang pemilu 2014 dari hari ke hari semakin menarik. Masing-masing partai tengah melakukan pemanasan dan uji coba taktik, strategi, dan jurus-jurus jitu untuk meraih simpati warga di seantero nusantara. Sikutan dan senggolan antar partai pun semakin sering terjadi baik yang dilakukan dengan cara halus maupun agak kasar. Hal itu pun menghiasi berita-berita di media.
Kasus-kasus yang menimpa kader suatu partai politik pun dipolitisasi sedemikian rupa dengan tujuan penjelekan citra dan pembunuhan karakter partai. Bahkan, bila memungkinkan bukan hanya sekedar pembunuhan karakter partai, namun untuk tujuan pembubaran dan penghancuran partai sehancur-hancurnya sehingga ia tidak memiliki ruang gerak lagi di negeri ini. Namun hal yang disebutkan terakhir sulit dilakukan di negara Indonesia yang menganut paham demokrasi.



