ATAS nama harga diri, orang bisa kalap berbuat tanpa kendali. Demi mempertahankan harga diri, orang rela mempertaruhkan jiwanya sendiri. Harga diri adalah harga mati, harga diri harus dijunjung tinggi, karenanya “jangan main-main dengan harga diri….!”, begitu biasa orang menggertak membela diri.
Harga diri bak bara dalam sekam, bila tersulut amarah dapat menyala dan berkobar. Harga diri yang terusik dapat membangkitkan sentimentil yang tinggi, hingga makhluk lemah tak berbisa pun merasa bernyali dan menjadi berani; seekor cacing tanah akan berontak jingkrak bila ia terinjak, apatah lagi manusia makhluk yang memiliki ego tinggi.

